Pelaksanaan Kegiatan di Desa Tanjungwangi

Kegiatan Orientasi Aktivitas dan Orientasi Pranata

Kami melakukan kegiatan orientasi sesuai dengan timeline yang diberikan. Pada beberapa orientasi kami melakukan penyesuaian jadwal dengan menggabungkan beberapa orientasi. Luasnya wilayah desa membuta kami harus membagi kelompok agar kami mendapat informasi dari setiap RW dan RT. Orientasi aktivitas dan pranata yang kami lakukan dengan metode studi pustaka dan wawancara. Kami memperoleh data-data mengenai kondisi desa dari buku-buku administrasi desa.

Untuk orientasi wilayah, orientasi pemerintahan desa dan akrtivitas kelembagaan pemerintahan/kepemimpinan dan orientasi pendidikan masyarakat dan lembaga kependidikan kami memperoleh informasi dari data-data desa. Sedangkan untuk orientasi aktivitas ekonomi masyarakat dan lembaga perekonomian, orientasi pola hidup sehat dan lembaga kesehatan, orientasi aktivitas pemuda dan lembaga kepemudaan, orientasi altivitas keagamaan dan lembaga keagamaan dan lembaga kegamaan serta orientasi budaya masyarakat serta adat istiadat dan seni kami melakukan wawancara secara langsung dengan warga RW 01 dan RW 02. Dengan berat hati kami tidak melakukan kunjungan ke semua RW yang ada dikarenakan sulitnya tranportasi dan juga jarak yang cukup jauh.

Pada awalnya kami mengunjungi ketua RW untuk meminta izin melakukan studi lapangan untuk memperoleh informasi mengenai kehidupan sehari-hari warga Desa Tanjungwangi. Kami memutuskan untuk mengambil sampel dengan mengobservasi pada 25 kepala keuarga untuk memperoleh gambaran umum mengenai pranata kehidupan Ekonomi, Agama, Kesehatan, Pendidikan, Sosial dan Budaya.

Untuk keadaan ekonomi, warga pada umumnya bekerja sebagai petani dengan komoditas pertanian padi dan jagung. Kondisi kesehatan warga di Desa Tanjungwangi dapat dipandang memadai, mengingat tidak ada warga yang menderita penyakit akut. Namun, untuk kebersihan lingkungan kesadaran masyarakat masih kurang karena ternyata sebagian besar warga tidak mempunyai tempat sampah dan membuang sampahnya sembarangan baik di sungai maupun di lahan kosong. Fasilitas kesehatan di Desa Tanjungwangi tidak memadai, mengingat warga masyarakat masih harus ke kota Sumedang untuk mencari pelayanan kesehatan. Untuk kondisi pendidikan di Desa Tanjungwangi, terdapat 2 (dua) sekolah dasar dan rumah pintar (PAUD). Masyarakat Desa Tanjungwangi cukup sadar akan pentingnya pendidikan untuk usia dini, mengingat hampir seluruh anak usia sekolah di Desa Tanjungwangi ini bersekolah. Untuk kondisi sosial budaya, Desa Tanjungwangi tidak memiliki budaya khusus yang mencerminkan Desa Tanjugnwangi. Hanya terdapat perkumpulan pencak silat yang kegiatannya diadakan setiap harinya oleh Pak Erma. Untuk kondisi keagamaan, mayoritas penduduk Desa tanjungwangi beragama Islam.

Partisipasi warga saat wawancara cukup besar, terlihat dari antusiasme mereka saat menjawab pertanyaa yang diajukan oleh kami. Tidak jarang juga mereka memberikan banyak keterangan yang membantu kami dalam pengumpulan informasi. Kendala terbesar yang kami hadapi saat wawancara adalah bahasa, karena tidak semua warga mampu berbahasa Indonesia dengan baik.

Manfaat yang kami peroleh setelah kami melakukan wawancara dengan mereka adalah kami mendapatkan informasi mengenai bagaiman kehidupan di desa danbagaimana pula mereka memanfaatkan sumberdaya yang ada di desa. Bagi warga sendiri wawacara ini bermanfaat sebagai sarana untuk menyampaikan kesan dan harapan mereka kepada pemerintahan desa.

Bagi UNPAD wawancara ini bermanfaat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi nyata kehidupan dan kebutuhan masyarakat Desa Tanjungwangi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • KKN Unpad 2012

    Kami selaku peserta KKNM Unpad 2012 di Desa Tanjung Wangi, kecamatan Ranca Kalong kota sumedang mempersembahkan sebuah website berisikan tentang catatan agenda kegiatan KKN beserta profil desa dan juga data. Hal ini kami lakukan untuk memenuhi tugas akhir KKN yang diberikan kepada kami.

%d bloggers like this: